Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional II, Mentan Dorong Pemimpin untuk CCA

Ciawi – Bogor. Sebagai panutan organisasi, pemimpin dengan pribadi yang baik dan berkompeten akan mewujudkan negara besar dan pemerintah yang kuat, dengan birokrasi yang berkualitas, kapabel dan berdaya saing. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan negara yang besar adalah negara yang mampu menjaga segalanya berjalan dengan baik, dengan menghadirkan pemimpin yang baik yang mau berubah sesuai tuntutan zaman. “Jika ingin membangun negara yang besar harus memiliki aparat yang kompeten. Oleh karena itu seorang pemimpin harus memiliki kapabilitas CCA, Cepat, Cermat, dan Akurat”, ungkap Syahrul saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional II secara daring, Selasa 06 Juli 2021.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II ini diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian untuk 60 orang Pimpinan Tinggi Pratama dan Pimpinan TInggi Madya. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi menegaskan,“Tujuannya untuk mengembangkan kompetensi kepemimipinan strategis pada jabatan pimpinan tinggi pratama yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan di instansinya masing – masing”. jelas Dedi.

Mentan Syahrul menjelaskan “Dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan peranannya, seorang pemimpin harus yakin dengan idealisme dan apa yang ingin dicapai karenanya Ia harus bertindak cepat dalam mengambil keputusan.” Ia pun menambahkan salah satu implementasi cepat di era sekarang adalah menggunakan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan dalam setiap tugas untuk pengambilan keputusan. Menurutnya, di Era Industry 4.0 yang serba cepat menuntut kita untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, salah satunya penggunaan satelit. “Kita dapat menggunakan artificial intelligence untuk bisa mendeteksi seperti apa perkembangan – perkembangan yang dibutuhkan untuk menjadi data dan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan”, jelas Mentan Syahrul.

Selain cepat, pemimpin juga harus cermat atau berhati – hati dalam melaksanakan tugas dan akurat atau tepat sasaran. Untuk dapat mengusai kapabilitas Cepat, Cermat, dan Akurat ini tidak mungkin tanpa adanya digital system dalam bentuk apapun yang dapat membantu tugas seorang pemimpin sehingga diharapkan pemimpin dapat bekerja dimanapun dan kapanpun, terutama di masa pandemi seperti saat ini. (Nita/ Osi)

Berita

Facebook

Menu Diklat